Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Burung Hantu

Burung Hantu

Burung Hantu – Ada sekitar 268 spesies burung Hantu yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Burung ini termasuk salah satu jenis burung nokturnal atau aktif di malam hari.

Burung tersebut memiliki beberapa ciri fisik yang mudah di kenali seperti ukuran kepala yang besar, berbentuk bulat. Memiliki sorot mata yang tajam menghadap ke depan.

Burung tersebut juga memiliki paruh yang menghadap ke bawah, bulu lembut dan berwarna samar. Kemudian, burung jantan ternyata memiliki ukuran tubuh yang lebih kecil, jika dibandingkan dengan betina.

Mereka juga kerap dijuluki sebagai raptor atau burung pemangsa. Menggunakan kemampuan unik dalam berburu, hal tersebutlah yang membedakan dengan jenis lainnya.

Burung Hantu

Pengelihatan dan pendengaran luar biasa merupakan salah satu kemampuan unik yang dimiliki burung Hantu tersebut. Apalagi saat burung tersebut menjadi predator di malam hari, pastinya akan mudah sekali untuk mendapatkan mangsa.

Jenis Burung Hantu Terpopuler di Indonesia

Diantara sekian banyak jenis atau spesies di seluruh dunia, kami akan membahas jenis paling populer di tanah air negara Indonesia. Mungkin kalian berminat untuk memeliharanya, kalian bisa simak beberapa jenis di bawah ini.

1. Serak Jawa atau Bran Owl

Burung Hantu Bran Owl atau Tyto Alba

Jenis ini adalah yang sering kali terlihat di atap rumah atau gedung-gedung tinggi. Ciri fisik Bran Owl diantaranya adalah :

  1. Memiliki tubuh berukuran Sedang
  2. Memiliki rentang sayap panjang dan bentuknya bulat.
  3. Ekornya pendek.
  4. Memilki Kaki panjang.
  5. Kepala besar dan bulat.
  6. Bulu berwarna abu-abu.
  7. Pada sisi wajah berwarna putih bersih.

Dengan beberapa ciri di atas, maka akan memudahkan burung tersebut dalam berterbangan di langit malam. Burung tersebut juga banyak dijumpai di perkebunan dan bangunan-bangunan tinggi atau lumbung yang terbengkalai.

2. Serak Bukit atau Oriental Bay Owl

Serak bukit

Burung Hantu jenis selanjutnya ini banyak dikenal dengan nama Oriental Bay Owl, sering kali dibilang memiliki wajah yang mirip dengan ular sendok. tubuh bagian atas atau punggung berwarna coklat kemerahan, dengan sedikit sentuhan bintik berwarna hitam atau putih. Sementara itu, pada bagian dada dan perutnya ini berwarna kuning kemerahan dan terdapat sedikit bintik berwarna hitam.

Burung ini adalah salah satu jenis burung hantu pemalu. Karena, burung ini akan menghabisakan waktu siangnya untuk duduk dan bersantai sendirian. Biasanya burung ini akan memangsa hewan kecil seperti burung walet, kadal, ular, kodok dan jenis serangga besar. Pada saat berburu burung ini gemar menangkap mangsanya sembari terbang diudara, ataupun di samping burung tersebut bertengger.

3. Celepuk Merah atau Reddish Scops Owl

Burung Hantu Merah

Jenis Reddish Scops atau Celepuk Merah yang ditemukan di dataran rendah Sunda, dari Semenanjung selatan Thailand, Sarawak, Sabah, dan Semenanjung Malaysia, Singapura, Sumatra, Kalimantan (termasuk pulau Bangka) dan Jawa, Indonesia dan Brunai Darussalam.

Burung tersebut juga pernah menjelajaih Filipina dan mungkin dari beberapa pulau lepas pantai dari daerah Sahabis (Malaysia). Persebarannya yaitu meliputi hutan- hutan sekunder, seperti halnya hutan bekas penebangan, yang memiliki ketinggian hingga 3.280 kaki atau setara dengan 1000 M dpl.

4. Beluk Jampuk atau Barred Eagle Owl

Beluk Jampu

Jenis burung hantu ini adalah yang paling sering dijadikan hewan peliharaan. Di kancah Internasional, jenis burung ini dikenal dengan nama lain seperti Barred Eagle Owl atau Malay Eagle Owl. Burung ini memiliki tubuh berukuran cukup besar, dengan panjang tubuh mencapai 45 sentimeter.

Ciri fisik burung tersebut adalah memiliki bulu berwarna abu-abu, dengan sedikit bercak horizontal pada bagian telinga yang cukup mencolok. Tubuh bagian atas atau punggungnya ini berwarna coklat kehitam-hitaman. Semantara itu, pada bagian bawah tubuhnya atau dada dan perutnya ini berwarna abu-abu keputihan dan terdapat garis-garis hitam tebal.

Burung ini memiliki habitat asli seperti hutan tropis dan subtropis, dataran rendah yang memiliki ketinggian hingga 1.000 M dpl. Kemudian, makanan utama burung tersebut adalah seperti serangga-serangga kecil, mamalia kecil, reptil, ikan-ikan kecil, serta burung dengan ukuran kecil lainnya.

Jenis ini merupakan salah satu burung yang setia dengan satu pasangannya seumur hidup, dan sering kali disebut dengan istilah burung cinta tetapi bukan BURUNG LOVEBIRD. Ketika musim kawin tiba, mereka akan kembali kesatu sarang yang sama setiap tahunnya. Burung tersebut biasanya menghasilkan satu telur, dan burung tersebut akan mengerami sampai telur tersebut menetas.

5. Eurasian Eagle Owl

Eurasian Eagle Owl Adalah Jenis Burung Hantu Terbesar

Burung Elang Eurasian ini dapat menggabungkan kecepatan terbang yang cepat dan kuat, dengan kepakan yang dangkal dan lancuran panjang serta cepat. Mereka bisa melayang bersama dengan arus angin, dan perilaku terbang mirip dengan seekor burung elang pada umumnya.

Jenis ini juga dapat dikatakan sebagai burung Hantu terbesar di dunia. Memiliki ciri mata berwarna oranye labu, telinga berbulu dan membuatnya menjadi salah satu burung Hantu paling mencolok.

Persebaran habitat burung ini dapat ditemukan di sebagian besar daratan Eropa dan Asia serta beberapa belahan Afrika Utara. Mereka biasa hidup di dalam hutan belantara atau yang memiliki keaslian alam.

Mereka juga sering ditemukan di daerag dengan medan bebatuan atau tebing-tebing. Tetapi diantara mereka juga ada yang hidup di area lahan terbuka, namun terdapat pepohonan, dan daerah berbatu seperti di telaga, tanah pertanian, daerah semi-kering, dan juga padang rumput atau savana.

6. Beluk Watu Jawa atau Javan Owlet Glaucidium

Burung Hantu Jenis Beluk Watu Jawa

Burung tersebut adalah salah saju jenis burung Hantu endemik di Indonesia. Memiliki tubuh dengan ukuran kecil, dengan panjang mencapai 24 cm. Memiliki tubuh yang diselimuti bulu berwarna merah.

Mata berwarna cokelat kekuningan, paruhnya berwarna hijau dengan ujung berwarna kuning. Sementara itu, pada bagian kakinya ini berwarna hijau. Habitat asli burung tersebut yaitu mendiami di daerah seperti hutan primer, hutan skunder, perbukitan, serta dataran rendah.

7. Celepuk Gunung atau Montain Scops Owl

Celepuk Gunung

Burung Hantu Celepuk Gunung atau dengan nama latin Otus Spilocephalus, seringkali juga disebut sebagai Montain Scops Owl. Jenis ini juga masuk ke dalam keluarga Strigidae. Habitat utamanya yaitu meliputi beberapa daerah bagian Asia, termasuk Bhutan, India, Malaysia, Taiwan, Nepal, Indonesia dan juga Thailand.

Burung tersebut memiliki suara panggilan dengan nada tinggi, mirip dengan suara yang dihasilkan oleh radar. Makanan yang disukai diantaranya adalah seperti ngengat, kumbang, cicak, burung kecil, dan tikus liar. Seringkali terlihat mendiami lubang yang dibuat oleh burung Pelatuk, yang memiliki ketinggian 5 hingga 10 meter diatas permukaan tanah.

8. Burung Hantu Coklat atau Strix Aluco

Burung Hantu Coklat

Burung ini termasuk jenis burung hantu berukuran sedang. Panjang tubuhnya sekitar 37 sampai 47 cm. Sama dengan kebanyakan jenis burung hantu pada umumnya, burung Hantu Coklat ini memiliki pendengaran yang cukup tajam. Serta, dapat memangsat rondet, bahkan burung hantu dengan ukuran yang lebih kecil.

Itulah beberapa jenis burung Hantu yang terkenal di Indonesia. Seringkali dijumpai sebagai burung peliharaan bagi pecinta burung predator. Jika burung dilatih dengan baik, maka burung bisa jinak kepada pemiliknya.

Akhir Kata

Demikian yang dapat birdsny.com sajikan mengeni jenis burung Hantu yang paling terkenal dan populer di Indonesia. Diantara sekian banyaknya jenis burung hantu yang tersebar di seluruh penjuru dunia, ada beberapa jenis terbaik di Indonesia. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *