Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

2 Cara Mengolah Daun Pepaya Untuk Ikan Nila

Cara Mengolah Daun Pepaya Untuk Ikan Nila
Advertisements

Cara Mengolah Daun Pepaya Untuk Ikan Nila – Sebagaimana diketahui, budidaya ikan nila termasuk ke dalam salah satu peluang usaha menguntungkan di pasaran Indonesia. Terlebih lagi perawatan komoditas ikan air tawar yang satu ini tergolong mudah untuk dilakukan sehingga semua orang bisa membudidayakannya.

Akan tetapi, masih ada cukup banyak orang di luar sana khususnya para pemula mengeluhkan bahwa mereka seringkali mengalami mengalami masalah seperti pertumbuhan ikan Nila sangat lamban. Nah, mungkin salah satu penyebab munculnya permasalahan tersebut yaitu tentang pemberian jenis pakan tambahannya.

Advertisements

Menurut pengalaman beberapa pembudidaya ikan nila, ternyata daun pepaya bisa dijadikan sebagai alternatif pakan tambahan supaya proses pertumbuhannya bisa lebih cepat. Akan tetapi, tentunya pemberian daun pepaya sebagai pakan tambahan untuk ikan nila sendiri perlu melalui beberapa olahan yang baik dan benar.

Oleh sebab itu, apabila diantara kalian berencana untuk memberikan olahan daun pepaya sebagai pakan tambahan untuk ikan nila, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu tata caranya. Untuk membantunya, kali ini kami akan menjelaskan mengenai tata cara mengolah daun pepaya untuk ikan nila dilengkapi sejumlah manfaatnya.

Kandungan Nutrisi Daun Pepaya

Kandungan Nutrisi Daun Pepaya

Sebelum pembahasan poin utama mengenai cara mengolah daun pepaya untuk ikan nila lebih lanjut, sebaiknya pahami terlebih dahulu beberapa kandungan nutrisi dan gizi di dalamnya. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik sejumlah kandungan nutrisi beserta gizi di dalam daun pepaya berikut ini.

  • Protein.
  • Lemak.
  • Karbohidrat.
  • Serat.
  • Kalsium.
  • Fosfor.
  • Besi.
  • Natrium.
  • Kalium.
  • Tembaga.
  • Seng.
  • Beta-Karoten.
  • Thiamin (Vitamin B1).
  • Riboflavin (Vitamin B2).
  • Niasin (Vitamin B3).
  • Vitamin C.

Manfaat Daun Pepaya Untuk Ikan Nila

Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, salah satu alasan kenapa daun pepaya seringkali dijadikan sebagai olahan pakan tambahan untuk ikan nila yaitu karena sejumlah kandungan nutrisi dan gizi di dalamnya. Seperti halnya pembahasan sebelumnya mengenai daun yang baik untuk ayam, ternyata daun pepaya juga sangat bermanfaat bagi kondisi kesehatan ikan nila.

Advertisements

Dimana di dalam daun pepaya sendiri mengandung enzim papain yang berperan dalam membantu dan mempercepat proses pencernaan ikan nila sehingga bisa membuatnya cepat besar. Sebagai bahan pertimbangan, di bawah ini akan kami berikan secara lengkap mengenai sejumlah manfaat olahan daun pepaya untuk ikan nila.

  • Menjaga kualitas air kolam ikan nila.
  • Mencegah berkembangnya jamur dan bakteri patogen di kolam ikan nila.
  • Meningkatkan sistem kekebalan ikan nila terhadap berbagai macam penyakit.
  • Menambah nafsu makan ikan nila.
  • Mengandung cukup banyak vitamin yang baik untuk pertumbuhan ikan nila.

Cara Mengolah Daun Pepaya Untuk Ikan Nila

Tata Cara Mengolah Daun Pepaya Untuk Ikan Nila
Advertisements

Setelah mengetahui beberapa kandungan nutrisi dan gizi hingga manfaat olahan daun pepaya untuk ikan nila, maka selanjutnya kalian tinggal mencari tahu bagaimana tata cara pemberiannya. Perlu diketahui, sebenarnya pemberian daun pepaya sebagai pakan tambahan untuk ikan nila bisa dilakukan secara langsung tanpa melalui proses pengolahan terlebih dahulu.

Akan tetapi, menurut pengalaman beberapa pembudidaya ikan nila, pemberian pakan tambahan berupa daun pepaya secara langsung ini sebenarnya masih kurang dari segi manfaatnya. Maka dari itu, sebagian besar dari pembudidaya ikan nila tersebut memutuskan untuk mengolah daun pepaya melalui fermentasi terlebih dahulu.

Secara garis besarnya, proses fermentasi daun pepaya sebagai pakan tambahan bagi ikan nila tergolong mudah untuk dilakukan, asalkan memahami tahapan-tahapannya. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik tata cara mengolah daun pepaya untuk ikan nila melalui proses fermentasi berikut ini.

  1. Langkah pertama, silahkan siapkan daun pepaya secukupnya kemudian rendam ke dalam air selama 1 jam.
  2. Setelah direndam ke dalam air, silahkan blender daun pepaya hingga berukuran 1 sampai 3 mm.
  3. Cara mengolah daun pepaya untuk ikan nila selanjutnya yaitu mempersiapkan larutan gula merah.
  4. Cara selanjutnya yaitu tambahkan satu gelas air ke dalam setengah gelas larutan gula merah sebelumnya.
  5. Lalu campurkan larutan gula merah dengan ekstrak daun pepaya.
  6. Tahap berikutnya tambahkan setengah tutup botol larutan EM4 lalu aduk hingga merata dan tutup rapat untuk didiamkan minimal 1 x 24 jam.
  7. Apabila sudah sampai pada tahap ini, maka cara mengolah daun pepaya sebagai pakan tambahan bagi ikan nila berhasil dilakukan dan sudah siap untuk diberikan.

Adapun tanda-tanda proses olahan fermentasi daun pepaya sudah berjalan dengan baik yaitu warna berubah menjadi kecoklatan dan berbuih (gas). Selain itu, aroma fermentasi juga biasanya akan cenderung sangat kental dan berbau seperti aroma tape.

Dimana larutan olahan fermentasi daun pepaya dapat digunakan secara berulang kepada ikan nila sampai 7 hari atau lebih. Sementara untuk tata cara pemberian olahan daun pepaya untuk ikan nila sendiri cukup dengan menyebarkan secara merata ke seluruh kolam.

Akan tetapi, perlu diingat bahwa untuk menjaga kualitas air kolam serta menjaga ikan nila tetap sehat, olahan fermentasi daun pepaya sebaiknya diberikan setiap 1 bulan sekali. Selain itu, akan jauh lebih baik apabila pemberian fermentasi daun pepaya untuk ikan nila ini dilakukan sebelum pemberian pakan pelet.

Kesimpulan

Demikian sekiranya penjelasan dari Birdsny.com seputar cara mengolah daun pepaya untuk ikan nila melalui proses fermentasi beserta waktu ideal pemberian hingga sejumlah manfaatnya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin memberikan daun pepaya sebagai pakan tambahan untuk budidaya ikan nila.

Sumber gambar : detik.com, sajiansedap.grid.id

Advertisements
Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *