Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

3 Ciri Ciri Murai Batu Kurang Jemur : Waktu Ideal & Efek Negatif

Ciri Ciri Murai Batu Kurang Jemur
Advertisements

Ciri Ciri Murai Batu Kurang Jemur – Sebagaimana diketahui, sinar matahari merupakan variabel penting dan bahkan utama dalam kehidupan burung, termasuk burung Murai Batu. Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya sinar matahari mampu memberikan sejumlah manfaat seperti mengubah pro vitamin D menjadi vitamin D, membunuh jamur dan mikroba hingga menghangatkan tubuh.

Meskipun terdengar cukup mudah untuk dilakukan, namun masih ada sebagian kicau mania di luar sana khususnya bagi pemula yang merasa kebingungan mengenai kapan waktu terbaik untuk menjemur Murai Batu. Terkadang hal tersebut juga seringkali menjadikan Murai Batu peliharaan menjadi kurang terawat karena jarang atau bahkan tidak pernah di jemur.

Advertisements

Perlu diketahui, faktor penjemuran juga sebenarnya sangat penting bagi Murai Batu supaya kondisinya bisa tetap stabil dan siap bertarung apabila diturunkan di arena atau perlombaan. Namun, apabila burung Murai Batu kurang penjemuran, pastinya mereka akan menunjukkan beberapa ciri atau pertanda yang mungkin mudah untuk dikenali oleh pemiliknya.

Maka dari itu, apabila Murai Batu peliharaan kalian kondisinya atau performanya menurun karena kurang penjemuran, ada baiknya cari tahu terlebih dahulu beberapa ciri atau indikasinya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap mengenai ciri ciri Murai Batu kurang jemur dilengkapi kapan waktu ideal penjemurannya.

Waktu Ideal Jemur Murai Batu

Sebelum pembahasan poin utama mengenai ciri ciri atau pertanda burung Murai Batu kurang jemur, ada baiknya pahami terlebih dahulu kapan waktu ideal penjemurannya. Seperti sudah dijelaskan sebelumnya, penjemuran Murai Batu sebenarnya tidak boleh dilakukan secara asal-asalan atau sembarangan.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya jika penjemuran Murai Batu dilakukan secara sembarangan, maka akan muncul beberapa efek negatif atau efek buruk. Secara garis besarnya, penjemuran Murai Batu biasanya harus bisa disesuaikan dengan kebutuhan burung itu sendiri.

Advertisements

Apabila proses atau kegiatan menjemur Murai Batu dilakukan terlalu lama, maka akan menyebabkan efek buruk bagi kesehatan serta performanya. Begitu pun sebaliknya, apabila Murai Batu kurang di jemur, maka efeknya juga akan berimbas pada performa maupun kesehatannya.

Untuk itu, penjemuran Murai Batu tidak boleh dilakukan terlalu lama. Idealnya durasi jemur Murai Batu yaitu berada di antara 1 sampai 3 jam. Apabila proses penjemuran melebihi dari kurun waktu tersebut, maka hal ini sudah termasuk berbahaya bagi Murai Batu.

Ciri Ciri Murai Batu Kurang Jemur

Ciri Murai Batu Kurang Jemur

Setelah mengetahui kapan waktu ideal penjemuran Murai Batu, selanjutnya tinggal masuk ke poin pembahasan utama mengenai ciri ciri apabila burung kurang di jemur. Perlu diketahui, apabila Murai Batu kekurangan intensitas atau durasi penjemuran, maka akan berakibat pada performa ataupun kinerjanya.

Namun sayangnya, masih ada sebagian penghobi Murai Batu di luar sana yang merasa kebingungan mengenai bagaimana cara mendeteksi seekor burung mengalami kekurangan durasi penjemuran. Nah, daripada penasaran, langsung saja simak baik-baik ciri ciri Murai Batu kurang jemur berikut ini.

1. Murai Batu Membuka Paruh

Ciri Murai Batu kurang jemur pertama yaitu mereka seringkali membuka paruh meskipun tidak sedang berkicau. Perilaku Murai Batu tersebut terkadang hampir mirip seperti burung kehabisan nafas padahal baru di jemur sebentar.

2. Murai Batu Nangkring dengan Posisi Miring

Kemudian tanda Murai Batu kurang intensitas jemur selanjutnya yaitu mereka akan lebih sering nangkring dengan posisi miring pada tangkringan di dalam sangkar. Bahkan mereka juga bisa nangkring degan posisi miring sambil membuka sayapnya.

3. Murai Batu Turun ke Dasar Sangkar

Untuk ciri ciri Murai Batu kurang jemur terakhir yaitu mereka lebih sering menunjukkan perilaku turun ke dasar sangkar sambil membuka sayap dan tiduran. Tingkah laku ini tidak hanya ditunjukkan saat mereka di dalam sangkar saja, namun juga di dalam kandang umbaran.

Efek Negatif Jemur Murai Batu Terlalu Lama

Efek Negatif Jemur Murai Batu Terlalu Lama
Advertisements

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap mengenai sejumlah ciri ciri Murai Batu kurang jemur, terutama dari segi perilaku ataupun tingkah lakunya. Cukup berbeda dengan efek kelebihan jangkrik pada Murai Batu, dampak buruk penjemuran terlalu lama sebenarnya lebih mengarah kepada kesehatan tubuhnya.

Dimana ketika Murai Batu yang tadinya gacor dan sehat, namun apabila intensitas penjemuran terlalu lama, biasanya mereka kehilangan performanya. Sebagai informasi tambahan, di bawah ini juga akan kami berikan beberapa efek buruk atau efek negatif ketika Murai Batu di jemur terlalu lama di bawah sinar matahari.

1. Murai Batu Katarak

Efek samping Murai Batu terlalu sering di jemur pertama yaitu bisa meningkatkan beberapa risiko penyakit burung, salah satunya yaitu katarak. Penjemuran Murai Batu lebih dari 3 jam akan menimbulkan selaput putih yang mengganggu penglihatannya. Bahkan jika kondisinya semakin parah, maka akan menimbulkan kebutaan.

2. Bulu Murai Batu Kusam

Efek negatif penjemuran terlalu lama berikutnya yaitu akan menyebabkan zat lilin pada Murai Batu hilang. Dimana pada saat zat lilin hilang, maka kualitas bulu Murai Batu menjadi rusak. Hal tersebut bisa ditandai dengan beberapa ciri seperti warna bulu kusam, gampang rontok serta bulu terlihat pecah-pecah.

3. Pita Suara Murai Batu Rusak

Selain kerusakan pada mata dan bulu, intensitas penjemuran terlalu lama juga bisa merusak kualitas pita suara Murai Batu. Ciri ciri awalnya biasanya suara Murai Batu akan terdengar serak. Kemudian lama-kelamaan kicauannya akan terdengar mengecil, bahkan bisa sampai tidak terdengar sama sekali.

4. Pembuluh Darah Murai Batu Pecah

Dampak paling ekstrim dari penjemuran Murai Batu berlebihan yaitu pembuluh darah bisa pecah. Hal tersebut ditandai dengan ciri seperti Murai Batu mulai sempoyongan dan tidak bisa berdiri dengan tegak. Efeknya biasanya akan berpengaruh pada kaki burung, seperti kelumpuhan atau bahkan kematian.

Kesimpulan

Demikian sekiranya penjelasan dari Birdsny.com seputar ciri ciri Murai Batu kurang jemur dilengkapi dengan waktu ideal penjemuran hingga efek samping negatif penjemuran yang berlebihan. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak mencari tahu bagaimana tanda Murai Batu kurang jemur.

Advertisements
Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *