Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Jenis Burung Kedasih

Jenis Burung Kedasih

Jenis Burung Kedasih – Burung kedasih memiliki nama latin Cuculus merulinus. Memiliki kisah seram atau pun mitos yang berkembang melekat di lingkungan perkampungan. Bahkan saat Kedasih berbunyi, maka masyarakat menilai bahwa itulah tanda-tanda akan adanya kematian.

Namun, terdapat banyak pula masyarakat memelihara Kedasih tersebut, bahkan tidak pernah memperdulikan mitos yang berkembang. Sebab, terdapat banyak keunikan, seperti halnya dikenal dengan sebutan burung parasit atau menitipkan telurnya kesarang burung lainnya.

Keunikan tersebut pastinya akan menjadi salah satu daya tarik tersendiri bagi peminatnya. Untuk karakter parasit tersebut sangat mirip dengan jenis lainnya, jenis yang sukanya menitipkan telur ke sarang yang lain yaitu BURUNG TUWU, yang banyak dijumpai di daerah perhutanan.

Namun, sayang sekali keberadaan burung tuwu tersebut sudah sangat jarang ditemukan, sebab caranya berkembangbiak cukup rumit. Sehingga para peternak malah lebih suka menyerah, serta tidak memungkinkan untuk menangkarkan jenis kedasih tersebut.

Jenis Burung Kedasih Lokal

Kedasih Lokal

Terdapat beberapa jenis yang tersebar di seluruh pelosok Indonesia, biasanya sering disebut juga dengan nama lain seperti Wiwik. Selain itu, burung kedasih juga termasuk ke dalam salah satu Kangkok.

Burung Kangkok sendiri sudah banyak tersebar di seluruh nusantara, seperti halnya jenis lokal yang merupakan asli endemik di Indonesia. Jenis kedasih lokal sendiri juga memiliki ciri-ciri khusus.

Nah, apakah kalian sudah mengetahi ciri-ciri setiap jenisnya, serta habitat aslinya? Jika belum, maka kalian bisa langsung simak beberpa ulasan berikut ini.

Ciri-Ciri

  • Memiliki tubuh dengan panjang sekitar 20 hingga 23 cm.
  • Ekornya cukup panjang.
  • Paruhnya pendek.
  • Kepala berwarna abu-abu.
  • Pupil matanya berwarna hitam dan merah.
  • Secara keseluruhan bulunya berwarna cokelat keabu-abuan.

Kedasih tersebut dapat dijumpai di wilayah pedesaan, perkebunan, serta di perhutanan dengan ketinggian sekitar 130 mdpl. Kemudian, untuk jenis makanannya di habitat asli yaitu seperti belalang, ulat, jangkrik dan lain sebagainya.

Jenis Burung Kedasih Kelabu

Kedasih Kelabu

Sedangkan untuk jenis selanjutnya yaitu Kedasih Kelabu, jenis ini banyak tersebar di wilayah Kalimantan, Sumatera, Jawa, dan Bali. Selain itu jenis Kedasih sendiri juga pernah ditemukan di wilayah lain seperti di negara Cina, Filiphina dan India.

Kemudian, mengenai habitat aslinya yaitu dapat ditemukan dipinggir hutan, perkebunan, serta pedesaan. Untuk kalian yang belum mengetahui bagaimana ciri-cirinya, maka langsung saja untuk simak pembahasan selengkapnya berikut ini.

Ciri-Ciri

  • Kepala berwarna abu-abu.
  • Badan, sayap dan ekornya berwarna kecoklatan.
  • Paruhnya hitam dan pendek.
  • Ekornya berwarna coklat keabu-abuan.
  • Suara kicauannya cukup nyaring.
  • Bagian dada hingga perutnya berwarna putih.

Biasanya jenis kedasih kelabu memilih menu makanan sehari-harinya di habitat asli berupa jangkrik, ulat, belalang dan juga binatang kecil lainnya. Jenis ini banyak diburu oleh manusia untuk dijadikan burung peliharaan, sebab memiliki keunikan tersendiri, jika dibandingkan dengan jenis lainnya.

Jenis Burung Kedasih Lurik

Kedasih Lurik

Selanjutnya yaitu terdapat pula jenis Kedasih lurik, jenis ini banyak ditemukan diwilayah jawa, kalimantan dan sumatera. Sering terlihat pada area pedesaan, hutan tropis, perkebunan hingga tepi perbukitan.

Kedasih Lurik memiliki keunikan dan juga ciri fisik tersendiri. Nah, untuk mengetahuinya maka kalian bisa langung simak pembahasan mengenai ciri-cirinya berikut ini.

Ciri-Ciri

  • Pejantan memiliki kepala lebih besar, jika dibandingkan dengan betina.
  • Memiliki suara kicauan keras dan nyaring.
  • Memiliki bulu berwarna lurik, atau tidak kontras.
  • Bulunya didominasi oleh warna cokelat dan abu-abu.
  • Kakinya pendek berwarna kekuningan.
  • Sayapnya didominasi oleh warna lurik cokelat dan hitam.

Itulah beberapa ciri-ciri jenis Kedasih lurik. Lalu, untuk makanan kesukaannya di habitat aslinya yaitu berupa serangga kecil, semut, jangkrik, ulat dan lain sebagainya.

Jenis Burung Kedasih Hitam

Jenis Burung Kedasih Hitam

Jenis kedasih hitam yang terakhir ini termasuk spesies yang sekujur tubuhnya dominasi dengan bulu berwarna hitam. Meskipun jenis ini memiliki warna berbeda, dari beberapa jenis lainnya. Namun, Kedasih tersebut masih tetap memiliki kesamaan.

Ciri-Ciri

  • Kepalanya berwarna hitam.
  • Jenis ini memiliki mata berwarna hitam.
  • Pejantan memiliki kepala dengan ukuran lebih besar.
  • Ekornya cukup panjang.
  • Bagian bawah tubuhnya terdapat bulu dengan gradasi putih.
  • Suara jenis Kedasih hitam lebih nyaring.
  • Paruhnya pendek dan berwarna hitam.

Pada saat kedasih hitam mencari makannya di habitat aslinya yaitu sejenis ulat, kupu-kupu, jangkrik, belalang hingga berbagai macam jenis serangga kecil laninya. Pemilihan beberapa jenis makanan tersebut pastinya memiliki manfaat tersendiri yaitu untuk melengkapi kebutuhan nutrisi hariannya.

Kesimpulan

Jadi, terdapat beberapa jenis Kedasih yang sudah ada di Indonesia, bahkan hampir semua jenis tersebut merupakan asli endemik Indonesia. Meskipun sebenarnya sudah ada yang terlihat di wilayah negara lainnya.

Demikian informasi dari birdsny.com mengenai jenis burung kedasih, lengkap beserta ciri-ciri setiap jenisnya. Semogga bisa membantu sobat dalam memahami terkait Kedasih. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *