Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Penyebab Murai Batu Suara Monoton

Penyebab Murai Batu Suara Monoton

Penyebab Murai Batu Suara Monoton – Memiliki Murai Batu gacor dan sehat, itulah keinginan para kicau mania. Apalagi sering mendapatkan gelar kejuaraan pastinya akan menjadi kebanggaan tersendiri bagi pemiliknya.

Kejuaraan akan didapatkan apabila jagoan sobat sudah gacor, materi isian banyak, serta bermental bagus. Namun, diantaranya masih ada yang kurang mental, lalu suara kicauannya monoton.

Pada umumnya bunyi monoton hanya dimiliki oleh jenis betina, sedangkan pada pejantan harusnya bervariasi atau berbeda. Untuk itu, pola perawatanlah menjadi penyebab suara monoton dihasilkan.

Terdapat pula beberapa penyebab lain, dari suara monoton tersebut dikeluarkan. Biasanya mulai dari asupan nutrisi, kurang pemasteran, serta kurangnya perhatian pola perawatan dari pemiliknya.

Penyebab Murai Batu Suara Monoton

Penyebab Murai Batu kicauMonoton

Seperti apa saja penyebab suara monoton itu terdengar? Untuk mengetahuinya, silahkan sobat bisa langsng simak baik-baik pembahasan selengkapnya pada ulasan berikut ini.

1. Kurang Asupan EF

Penyebab Murai Suara Monoton Kurang Asupan EF

Penyebab pertama Murai Batu hanya mengeluarkan bunyi monoton saja yaitu kurangnya asupan EF. Ektra Fooding sendiri memiliki peran penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian burung kicauan.

Terutama bagi burung lomba, kebutuhan nutrisi menjadi hal sangat dianjurkan supaya bisa membuatnya nyaman dalam berkicau. Jika sudah nyaman, maka dapat memungkinkan Murai Batu mengeluarkan bunyti tidak monoton atau kicauan bervariasi.

2. Kurang Jemur

Kurang Jemur Menyebabkan Murai Batu Suara Monoton

Perawatan harian mengalami kesalahan, seperti kurang jemur juga dapat dijadikan salah satu penyebab Murai Batu hanya mengeluarkan suara monoton. Sebab, suhu tubuh burung tidak stabil dan membuatnya gelisah.

Bahkan, jika burung tidak pernah dijemur atau terkena paparan terik matahari secara langsung, bisa saja menjadi penyebab burung mengalami sakit. Parahnya lagi yaitu bisa menyebabkannya mengalami gejala stress.

3. Kurang Umbar

Kurang Umbar Menyebabkan Suara Murai Monoton

Kemudian, masalah perawatan penyebab Murai Batu hanya berkicau monoton adalah kurangnya pengumbaran. Sebab, pernafasannya tidak baik adalah penyebab yang membuat Murai Batu tidak bisa berkicau lantang.

Apalagi untuk mengeluarkan kicauan yang biasanya membutuhkan pernafasaan cukup melelahkan. Untuk itu, pengumbaran juga diwajibkan agar membuat Murai Batu bisa mengeluarkan kicauan bervariasi.

4. Belum Mapan Gantang

Penyebab Murai Batu Suara monoton Yaitu Belum Mapan Gantang

Permasalahan selanjutnya yaitu perihal mental pada Murai Batu untuk berkicau melawan musuh-musuhnya saat di arena pelombaan. Murai Batu belum mapan gantang, itulah penyebab dari masalah tersebut.

Sehingga, burung tidak mau mengeluarkan kicauan dengan lantang, atau pun mengeluarkan isian variasinya. Pelatihan mental perlu dilakukanm, agar Murai Batu bisa mengeluarkan kicau yang tidak monoton.

5. Kurangnya Pemasteran

Penyebab Murai Batu Suara Monoton Yaitu Kurangnya Pemasteran

Penyebab Murai Batu mengeluarkan kicauan monoton salah satunya adlah dengan kurangnya pemasteran dari pemilik. Sehingga, tidak memiliki cukup materi isian.

Kemudian, saat Murai Batu digantang akan mengeluarkan kicau hanya itu-itu saja dengan nada berulang-ulang. Jadi, dapat disimpulkan bahwa pemasteran wajib dilakukan.

6. Jarang Diembun

Jarang Diembun Menjadi Penyebab Murai Batu Suara Monoton

Kemudian, penyebab Murai Batu kicauan monoton selanjutnya yaitu dikarenakan jarang melakukan pengembunan. Pengembunan sendiri memiliki peran penting supaya bisa merangsang agar rajin bunyi.

Selain dapat merangsang Murai Batu agar bunyi, yaitu juga berguna untuk merefresh otak burung. Gunanya menjadikanya cerdas dalam merekam masteran yang diberikan setiap harinya.

Kemudian, nantinya Murai Batu dapat mengingat semua materi masteran yang diberikan, lalu akan langsung diaplikasikan dalam kicauannya. Biasanya akan dikeluarkan pada saat tingkat emosi dan birahi stabil.

7. Belum Mencapai Titik Birahi

Belum Mencapai Titik Birahi Penyebab Murai Batu Suara Monoton

Penyebab terakhir Murai Batu hanya mengeluarkan kicau monoton, padahal rutiun dimaster yaitu karena belum mencapai titik birahi. Titik birahi yang dimaksud adalah dimana tingat emosi serta birahi telah stabil.

Jadi, memiliki tingkat birahi tinggi juga tidak baik, apa bali rendah birahi. Lebih baiknya saat kalian memelihara Murai Batu, harus tetap memperhatikan kestabilan birahinya, agar bisa berkicau dengan lantang.

Itulah beberapa penyebab Murai Batu saat digantang atau bertemu dengan lawan hanya mengeluarkan kicauan monoton. Hal tersebut bisa ditangani dengan cara yang tepat, hanya saja memerlukan kesabaran serta ketelatenan cukup tinggi.

Cara Mengatasi Murai Batu Suara Monoton

Cara Mengatasi Murai Batu Suara Kicau Monoton

Setelah mengetahui beberapa penyebab Murai Batu hanya mengeluarkan suara monoton, maka silahkan simak baik-baik cara mengatasinya menggunakan metode seperti di bawah ini.

1. Semprot Menggunakan Air Dingin

Semprot Menggunakan Air Dingin

Cara mengatasi pertama yaitu menggunakan terapi semprot air dingin. Sebelum melakukan terapi ini, maka siapkan terlebih dahulu sprayer beserta 1 liter air dingin.

Lebih tepatnya saat burung hanya mengeluarkan suara seperti ngukuk berulang-ulang. Semprotkan air dingin atau spray halus hingga tubuhnya basah kuyup.

Lakukan secara berulang-ulang pada saat mengeluarkan suara mulai monoton lagi, hingga membuatnya tidak nyaman. Otomatis ia akan menghentikan suara monoton ngukluk tersebut.

Terapi ini akan menguras waktu dan tenaga sobat sekitar 3 atau 4 hari. Bahkan biasaya agar mendapatkan hasil maksimal membutuhkan waktu sekitar dua pekan.

2. Rajin Melakukan Pemasteran

Rajin Melakukan Pemasteran

Kemudian, langkah pemasteran sendiri memiliki pengaruh penting dalam memelihara burung kicau. Penyebab suara monoton tersebut adalah tidak rutin melakukan pemasteran.

Masteran sendiri berguna untuk menambah materi isian, atau lagu saat berkicau. Jika tidak memiliki isian suara atau variasi itulah penyebab dari tidak dilakukannya masteran.

Pemasteran bagusnya dilakukan setiap hari, bertepatan pada saat ia beristirahat. Karena, akan sangat mudah untuk merekam masteran, lalu akan diaplikasikan ke kicauannya.

3. Lakukan Pemberian Extra Fooding

Lakukan Pemberian EF

Penyebab suara monoton keluar yaitu kurangnya pemberian EF atau ekstra fooding. Makanan tambahan ini berguna untuk memenuhi kebutuhan nutrisi hariannya.

Apabila kebutuhan nurisi terpenuhi, maka akan membuatnya menjadi tetap sehat serta rajin berkicau. Kicauannya akan jauh lebih bervariasi dari hari sebelumnya.

Pemberian EF baiknya dilakukan setelah penjemuran, tepatnya pada jam setengah 9. Makanan tambahan tersebut yaitu jangkrik, ulat hongkong, kroto, dan multivitamin.

4. Pelatihan Mental

Pelatihan Mental

Penyebab berikutnya yaitu karena kurangnya mental saat bertarung atau bertemu lawan. Dapat dikatakan suara monoton tersebut bisa keluar saat belum mapan gantang atau tempel.

Jadi, pelatihan mental sendiri juga perlu dilakukan, caranya rutin menempelkan bersama lawannya, hingga sering menggantangnya. Hingga mentalnya tumbuh dan mengeluarkan suara kicau bervariasi.

5. Menstabilkan Birahi

Menstabilkan Birahi

Ketidakstabilan birahi juga merupakan penyebab dari keluarnya suara monoton. Jadi, tingkat birahi stabil mampu membuatnya tampil prima saat bertemu musuhnya.

Birahi tersebut juga merupakan pendongkrak agar rajin berkicau. Kemudian, bisa mengeluarkan suara kicauan lebih bervariasi dan tidak monoton.

6. Lakukan Pengembunan

Lakukan Pengembunan

Pengembunan sendiri berfungsi untuk memberikan rangsangan agar lebih rajin berkicau. Selain itu, pengembunan secara rutin akan menjadikannya bisa menghirup udara segar.

Sehingga, pernafasannya menjadi sehat, serta dapat membuatnya rajin berkicau. Jika memiliki pernafasan yang baik, maka dapat menjadikan penyebab untuk mengeluarkan suara kicauan panjang dan bervariasi.

7. Sempatkan Menjemur di Pagi Hari

Sempatkan Menjemur di Pagi Hari

Kemudian, penjemuran dilakukan untuk membuatnya menjadi sehat. Karena, akan memberikan vitamin alami membantunya untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya.

Selain itu, penjemuran sendiri akan meminimalisir terjadinya mengeluarkan suara monoton. Sebab, penjemuran yang dilakukan secara rutin di waktu tepat akan meningkatkan birahinya.

Itulah beberapa cara mengatasi suara monoton, atau pun tidak bervariasi. Tidak lengkap rasanya jika sudah mengetahui cara mengatasi tapi tidak menganai settingan agar bongkar isian.

Settingan Agar Murai Batu Bongkar Isian

Settingan Agar Murai Bongkar Isian

Settingan Murai Batu supaya suara tidak monoton atau bongkar isian pada saat bertemu lawan juga memiliki metode tersendiri. Untuk lebih jelasnya, silahkan kalian bisa simak beberapa ulasan berikut ini.

Pengembunan

Pengembunan

Untuk menghindari penyebab dari suara monoton tersebut yaitu lakukan pengembunan pada pagi hari pada jam 05.00. Berikan pula pakan berupa jangkrik 5 ekor.

Pengembunan dilakukan hingga pukul 07.00, atau bertepatan pada saat matahari terbit. Dengan begitu, pengembunan bisa merguna untuk merangsang agar rajin berkicau.,

Penjemuran

Penjemuran

Kemudian, lakukan penjemuran secara rutin pada saat setelah pengembunan dilakukan. Tujuannya yaitu untuk menyetabilkan suhu tubuh serta meningkatkan birahi.

Penjemuran dilakukan setelah pengembunan selesai yaitu pada 07.00. Jangan jemur hingga jam 12.00, yaitu hanya sampai jam 10.00 saja agar terik tidak terlalu panas.

Pengumbaran

Pengumbaran

Setelah itu, lakukan pengumbaran pada Murai Batu. Lebih baik saat pengumbaran dilakukan bersama penjemuran, agar tetap sehat. Kandang umbaran sendiri berukuran 50cm x 50cm x 2m, supaya bisa terbang leluasa.

Pemandian

Pemandian

Selanjutnya adalah pemandian, setelah berolahraga pasti suhu tubuh meningkat. Untuk mentabilkannya bisa melakukan pemandian menggunakan sprayer atau pun keramba pemandian.

Angin-Anginkan

Angin Anginkan 1

Setelah itu, untuk membuat bulu-bulunya cepat kering sobat bisa mengangin-anginkannya pada tempat sejuk. Biarkan bulunya kering menggunakan terpaan angin sepoy-sepoy.

Beri Pakan EF

Beri Pakan Ef

Sembari menggantannya ditempat sejuk, sobat bisa memberikan pakan EF berupa kroto sekitar dua sendok makan. Pastikan kroto sudah bersih dan terbebas dari semut atau kotoran lain.

Kerodong dan Pemasteran

Kerodong dan Pemasteran

Jika sudah, lakukan pengerodongan untuk memberikan waktu beristirahat. Lebih baiknya yaitu sembari mendengarkannya suara masteran untuk menambah variasi isian.

Sebab, saat beristirahat dengan tenang, burung dapat menyimak atau mengingat masteran dengan baik. Silahkan DOWNLOAD SUARA BURUNG MURAI BATU untuk dijadikan suara masteran terbaik untuk jagoan sobat.

Buka Kerodong Beri EF

Buka Kerodong Beri EF

Kemudian, pada sore hari buka kerodong lalu berikan jangkrik sekitar 5 ekor. Pastikan kembali jangkrik sudah bersih dan terbebas dari kotoran atau bakteri.

Angin-Anginkan

Angin Anginkan

Setelah itu, gantang ditempat sejuk untuk memberi waktu agar bisa berkicau. Kemudian, akan memberikan suasana tenang atau bisa dibilang memberikan relaksasi untuk menjernihkan pikirannya.

Kerodong dan Master Kembali

Kerodong dan Master Kembali

Jika sudah, maka lanjutkan memaster kembali menggunakan siara kicau burung lain. Pemasteran bisa dilakukan setiap hari, bahkan lebih baiknya setiap saat.

Tujuannya yaitu agar burung bisa menghafal suara masteran dengan baik, lalu akan ia aplikasikan langsung pada kicauaanya agar dapat berkolaborasi secara teratur.

Di atas ini adalah beberapa tahapan atau metode agar bisa gacor dan bongkar isian. Langkah tersebut berguna untuk meminimalisir keluarnya suara monoton pada saat digantang.

Lakukan pola perawatan tersebut dengan baik, hingga kalian menemukan perbedaannya. Bahkan sobat bisa mendapatkan hasil maksimal, jika dilakukan secara konsisten pada waktu tertentu.

Kesimpulan

Itulah beberaa informasi dari birdsny.com mengenai penyebab Murai Batu suara monoton. Lengkap beserta cara mengatasinya dan settingan agar bongkar isian pada saat bertemu lawan. Pola perawatan yang baik akan membuatnya tambah gacor dengan durasi panjang. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *