Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Cara Mengeluarkan Isian Murai Batu

CARA MENGELUARKAN ISIAN MURAI BATU

Cara Mengeluarkan Isian Murai Batu – Murai Batu merupakan salah satu burung yang memiliki kecerdasan. Memperdengarkan suara kicau burung lainnya pada Murai Batu, akan menjadikan burung tersebut dapat menirukan suara yang didengarnya.

Suara tembakan atau tonjolan merupakan salah satu syarat yang harus dimiliki burung Murai Batu. Hal tersebut akan menjadi poin tambahan pada saat Murai Batu mengikuti kontes kicauan.

Bermacam suara dapat ditirukan dengan fasih oleh burung Murai Batu ini. Pernah saya lihat burung Murai Batu yang menirukan suara sirine ambulan, bahkan suara tiupan pluit.

Untuk burung Murai Batu yang masih dalam tahap pemasteran atau memperdengarkan suara burung kicau lain seperti SUARA CUCAK JENGGOT atau lainnya biasanya memerlukan waktu agar burung bisa menirukan dengan jelas suara yang direkamnya. Jika kalian belum mengetahui apa saja isian yang bisa Murai Batu kalian lagukan, bisa kalian simak pembahasa kali ini mengenai cara mengeluarkan isian Murai Batu.

Cara Mengeluarkan Isian Murai Batu Dengan Tepat dan Cepat

Cara Mengeluarkan Isian Murai Batu

Kalian Bisa simak dengan teliti beberapa tips yang kami sampaikan di bawah ini. Yang masih membahas mengenai suara kicauan Murai Batu yang bervariasi dan juga memiliki nafas panjang.

Pemasteran Murai Batu

Pemasteran

Murai Batu tidak akan mengeluarkan suara kicauan yang bervariasi, jika tidak ada suara isiannya. Maka dari itu, dengan kalian memperdengarkan banyak suara kicauan burung lain merupakan langkah awal cara mengeluarkan isian Murai Batu. Baik hanya dirumah maupun di saat burung mengikuti ajang lomba kicauan.

Ada beberapa suara kicauan utuk dijadikan masteran burung Murai Batu contohnya adalah suara burung Cililin, Cucak Jenggot, Lovebird, Tengkek Buto, Sogok Ontong, Ciblek, serta Kenari. Dengan banyaknya suara isian yang bisa dikeluarkan burung Murai Batu akan lebih bervariatif. Hal ini seperti yang sudah saya katakan diatas, maka akan menambah nilai di saat burung tersebut mengikuti ajang perlombaan.

Memasteri burung Murai Batu bisa kalian lakukan dimana saja dan juga kapan saja. Hal ini dikarenakan pada saat burung Murai Batu masih di habitat aslinya, burung tersebut sering mendengarkan suara kicauan burung lainnya hampir sepanjang waktu. Kemudian, burung tersebut mengaplikasikan suara kicauan burung lainnya melalui suara kicauannya sendiri.

Cara mengeluarkan isian Murai Batu yaitu dengan memberikan makanan berkuaitas yang berguna untuk melengkapi kebutuhan nutrisinya. Hal tersbut berguna untuk memperkuat daya ingatnya pada saat merekam suara kicauan burung lainnya yang pernah burung tersebut dengar sebelumnya. Ketika burung sudah berhasil mengeluarkan suara kicau isiannya, maka burung tersebut bisa dikatakan sebagai Murai Batu yang berkualitas.

Pahami Karakter Murai Batu

Pahami Karakter

Burung Murai Batu pada umumnya memiliki karakter petarung, mempertahankan teritorial atau daerah kekuasaannya. Maka dari itu, burung tersebut menjadikan salah satu burung terbaik yang paling banyak diminati sobat kicau.

Perawatan Konsisten Murai Batu

Perawatan

Ketika kalian sudah mengetahui karakter Murai Batu seperti pada kondisi seperti apa burung akan terlihat lebih aktif dalam berkicau, maka kalian harus tetap konsisten dalam perawatannya. Dengan hal tersebut, maka akan menjadikan burung tersebut bisa mengeluarkan berbagai variasi suara kicauannya.

Seperti halnya kalian melakukan pengembunan pada pagi hari, pada sekitar jam 5 pagi sampai jam 7, setelah itu kalian bisa mandikan burung, dengan media semprot ataupun menggunakan keramba pemandian burung. Tidak lupa kalian juga harus membersihkan cepuk makan dan minuman burung tersebut.

Setelah itu kalian bisa menjemurnya, biasakan pada jam 10 sudah diangin-anginkan. Karena, pada saat jam 10 ke atas, terik matahari sudah terlalu panas, dan hal itu tidak baik untuk burung Murai Batu.

Berikan Pakan Berkualitas

Berikan Pakan Berkualitas untuk Murai Batu

Murai Batu merupakan salah satu burung pemakan serangga, yang membutuhakn protein dalam jumlah yang cukup besar untuk menjaga kesehatan burung itu sendiri.

Untuk Murai Batu peliharaan sebisa mungkin untuk tetap memberikan makanan tambahan seperti jangkrik, kroto, ulat, belalang, dan beragam jenis lainnya.

Tetapi kalian merasa kerepotan atau kesulitan bisa kalian berikan voer, untuk melengkapi kebutuhan nutrisi Murai Batu tersebut. Namun dengan alasan kalian harus tetap memberikan extra fooding sejenis serangga setiap 2 kali dalam seminggu dengan takaran yang tepat.

Jenis pakan yang diberikan untuk Murai Batu diharuskan memiliki nutrisi yang lengkap sehingga burung tersebut dapat mengingat dengan jelas suara rekaman yang pernah didengarnya. Kemudian, burung tersebut akan menampilkannya dengan suara kicauan yang bagus.

Pemberian Cacing Merah

Cacing Merah

Cara mengeluarkan isian Murai Batu selanjutnya, yang bisa kalian gunakan dengan cara memberikan Cacing Merah sebagai makanan tambahan yang memiliki kandungan nutrisi lengkap. Serta dapat menjadikan tingkat birahi burung Murai Batu bisa menjadi stabil.

Karena, ketika burung tersebut memiliki kestabilan birahi, akan ada banyak kemungkinan untuk burung tersebut mengeluarkan suara isian atau suara kicauan burung lainnya. Selain itu, dengan memberikan Cacing Merah pada Murai Batu juga dapat menjadikan burung tetap memiliki kondisi tubuh yang fit dan menjauhkan burung dari berbagai serangan penyakit. Burung yang sehat biasanya akan berkicau dengan powerfull.

Umbaran Murai Batu

Umbaran

Suara tembakan yang keras dan panjang harus diimbangi dengan stamina yang prima. Salah satu caranya adalah dengan cara mengumbar burung tersebut pada kandang umbaran.

Ukuran kandang umbaran burung Murai Batu pada umumnya memiliki ukuran sekitar 2 X 4 meter saja. Dengan menggunakan 2 tempat bertengger, agar burung bisa terbang kesana-kemari. Hal tersebut juga untuk melatih pernafasan burung Murai Batu.

Burung Murai Batu bisa kalian umbar pada kandang umbaran, pada sekitar pukul 09.00 sampai jam 11.00 siang, atau pada saat burung dijemur. Kalian bisa melakukan terapi umbaran ini selama 2 X dalam seminggu, tujuan lainnya adalah agar burung tersebut tidak merasa jenuh berada di kandang harian.

FAQ

Kenapa Harus Dilakukan Pemasteran?

Agar Murai Batu Memiliki Suara yang Lebih Bervariasi.

Kapan Waktu Pemasteran Harus Dilakukan?

Lebih Baik Ketika Burung Beristirahat.

Akhir Kata

Semoga dengan beberapa tips dan cara mengeluarkan isian Murai Batu di atas, bisa menjadi refrensi tambahan untuk kalian praktekan pada burung Murai Batu kalian. Demikian yang dapat birdsny.com sampaikan dalam bagaimana cara mengeluarkan isian Murai Batu paling tepat dan cepat. Terimakasih dan semoga bermanfaat.

Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *