Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

13 Cara Merawat Trucukan yang Stres Agar Cepat Jinak & Gacor!!

Cara Merawat Trucukan yang Stres

Cara Merawat Trucukan yang Stres – Seperti diketahui, salah satu jenis burung peliharaan yang mampu mengeluarkan kicauan sangat merdu yaitu Trucukan. Terlebih lagi Trucukan bisa mengepakan sayapnya ketika sedang berkicau sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri.

Untuk menghasilkan suara Trucukan yang menarik tersebut, tentunya diperlukan adanya perawatan dengan baik dan benar secara rutin oleh pemiliknya. Akan tetapi, terkadang sulit bagi seorang penghobi burung untuk mengetahui apakah peliharaan mereka sedang dalam kondisi sehat ataupun tidak.

Jika memang Trucukan dalam kondisi tidak sehat, biasanya mereka akan menunjukkan beberapa ciri-ciri burung stres, baik itu dari segi fisik ataupun tingkah lakunya. Apabila mengalami hal serupa, alangkah baiknya segera lakukan perawatan supaya Trucukan bisa kembali sehat seperti semula.

Sebenarnya cara perawatan supaya Trucukan kembali sehat seperti semula dapat dilakukan melalui beberapa cara, baik itu proses perawatan ataupun pemberian pakannya. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik tata cara merawat Trucukan yang stres agar cepat jinak dan gacor.

Penyebab Trucukan Stres

Sebelum pembahasan utama mengenai cara merawat Trucukan yang stres lebih lanjut, ada baiknya pahami terlebih dahulu beberapa penyebabnya. Adapun beberapa penyebab Trucukan mengalami stres tersebut diantaranya yaitu seperti di bawah ini.

  • Kurangnya perhatian dari pemilik Trucukan.
  • Perpindahan Trucukan dari satu lokasi ke lokasi lainnya, terlebih lagi apabila jaraknya jauh serta membutuhkan durasi cukup lama.
  • Mengalami perubahan mendadak pada habitat hidupnya.
  • Penggantian kondisi sangkar atau kandang.
  • Pengaruh asap serta polusi udara di lingkungan sekitar.
  • Terdapat pengaruh suara bising di lingkungan sekitar.
  • Terdapat pengaruh hewan lainnya di lingkungan sekitar seperti di dalam rumah.
  • Makanan Trucukan kurang memenuhi nutrisi.
  • Trucukan mengalami penyakit serius.
  • Sangkar atau kandang Trucukan tidak pernah dibersihkan.
  • Trucukan terkena infeksi atau virus.

Cara Merawat Trucukan yang Stres

Seperti dijelaskan sebelumnya, Trucukan yang mengalami stres bisa disebabkan oleh beberapa faktor, baik itu dari segi kesehatan ataupun karena kurangnya perawatan harian. Pada dasarnya, semua jenis burung peliharaan yang mengalami stres dapat diatasi dengan beberapa cara.

Mungkin tata cara merawat Trucukan yang stres hampir mirip seperti saat mengatasi Cendet kelabakan di dalam sangkar. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik tata cara merawat Trucukan yang mengalami stres di bawah ini, baik itu dari segi pemberian pakan ataupun perawatan hariannya.

1. Buat Kondisi Trucukan Kembali Sehat

Cara merawat Trucukan yang stres pertama yaitu membuat kondisinya sehat kembali seperti semula. Dimana untuk membuat kondisi Trucukan sehat kembali yaitu dengan mencukupi semua kebutuhan vitamin serta nutrisinya.

2. Beri Trucukan Vitamin Tambahan

Pemberian vitamin tambahan juga diperlukan supaya stres yang dialami Trucukan bisa hilang. Memang benar kebutuhan energi metabolisme, protein, karbohidrat, lemak serta serat kasar sudah terkandung di dalam pakan utama dan EF. Namun, tetap saja kalian perlu memberikan vitamin tambahan secara rutin seperti vitamin B kompleks, khususnya B5 dan B6.

3. Rawat Trucukan Secara Konsisten dan Rutin

Pemberian pakan dan vitamin sebenarnya tidak cukup untuk mengatasi Trucukan yang stres. Kalian harus tetap mengimbanginya dengan cara memberikan perawatan secara konsisten dan rutin, mulai dari aktivitas mandi serta penjemuran di setiap harinya.

4. Perhatikan Ukuran Sangkar

Jika ingin memindahkan Trucukan ke sangkar atau kandang baru, sebaiknya gunakanlah sangkar dengan ukuran lebih besar. Hal ini bertujuan supaya stres Trucukan bisa hilang dan dapat beradaptasi dengan sangkar barunya.

5. Hindarkan Trucukan dari Bau Menyengat

Cara merawat Trucukan yang stres selanjutnya yaitu dengan menghindarkannya dari bau menyengat. Bau menyengat ini biasanya didapatkan ketika pemilik ingin memindahkan Trucukan ke sangkar barunya. Oleh karena itu, sebelum dipindahkan ada baiknya bersihkan sangkar terlebih dahulu menggunakan air dan mengeringkannya.

6. Jaga Kebersihan Sangkar

Hindari membiarkan sangkar atau kandang Trucukan kotor selama beberapa hari. Jadi, usahakan bersihkan sangkar beserta aksesoris di dalamnya seperti wadah pakan, minum dan tenggeran setiap harinya. Bahkan, jika perlu lakukan sterilisasi sangkar setiap minggunya menggunakan disinfektan khusus burung.

7. Pindah Trucukan ke Lokasi yang Tenang

Perlu diketahui, Trucukan yang mengalami stres bisa disebabkan oleh kondisi lingkungan sekitar yang bising. Jadi, kalian dapat memindahkan sangkar Trucukan ke lokasi yang lebih tenang tanpa adanya gangguan dari burung ataupun hewan lain.

Namun, cara merawat dengan menjauhkan sangkar Trucukan ini harus dilakukan dalam dua hal sekaligus, yaitu Trucukan tidak melihat dan tidak mendengar suara burung lain. Jadi, silahkan gantunglah sangkar di tempat yang nyaman dan tenang seperti di dalam ruangan.

8. Lakukan Terapi Full Kerodong

Cara merawat Trucukan yang stres selanjutnya yaitu dengan melakukan terapi full kerodong. Terapi kerodong ini bisa membuatnya merasa lebih tenang dan nyaman sehingga dapat mempercepat kesembuhan Trucukan dari masa stres. Lakukanlah terapi full kerodong sejak petang hingga malam hari.

9. Gunakan Kandang Umbaran

Jika di rumah memiliki kandang umbaran, maka kalian bisa memanfaatkannya untuk mengatasi Trucukan yang mengalami stres. Pengumbaran ini ditujukan untuk melatih otot-otot sayapnya serta mengembalikan mentalnya. Terapi ini dapat kalian lakukan selama kurang lebih 1 sampai 2 jam pada pagi ataupun sore hari.

10. Pindahkan Trucukan ke Kandang yang Lebih Besar

Apabila memang tidak memiliki kandang umbaran, kalian bisa memanfaatkan kandang besar pada saat pengumbaran. Meskipun cara ini belum terbukti ampuh, namun tidak ada salahnya untuk kalian coba ketika hendak mengatasi Trucukan yang mengalami stres.

11. Cukupi Kebutuhan Nutrisi Trucukan

Mencukupi kebutuhan nutrisi juga bisa menjadi salah satu cara merawat Trucukan yang mengalami stres. Dimana Trucukan yang stres pada dasarnya membutuhkan pakan dengan kandungan energi dan protein tinggi serta asupan nutrisi dalam jumlah tertentu.

Selama perawatan, silahkan berikan vitamin bernutrisi tinggi sampai kondisi fisik Trucukan benar-benar membaik. Sebenarnya pemberian vitamin tambahan ini juga dapat dimanfaatkan ketika hendak membuat suara Trucukan lebih keras.

12. Pemberian Kroto

Cara selanjutnya yaitu memberikan kroto kepada Trucukan. Hal ini dilakukan dengan tujuan supaya Trucukan tidak bosan memakan pakan utamanya saja. Kalian bisa memberikan kroto 1 cepuk saja setiap pagi dan sore hari sampai Trucukan sembuh dari masa stresnya.

13. Lakukan lebih Banyak Interaksi

Cara merawat Trucukan yang stres terakhir yaitu dengan memperbanyak interaksi. Pasalnya, secara psikologis burung termasuk ke dalam hewan yang cukup pintar dan butuh perhatian sosial dari pemiliknya. Dengan begitu, lakukanlah lebih banyak interaksi supaya bisa memberikan stimulus lebih kepada Trucukan.

Akhir Kata

Dari penjelasan di atas dapat diambil kesimpulan bahwa untuk merawat Trucukan yang stres sebenarnya dapat dilakukan melalui berbagai macam cara. Dimana salah satunya yaitu dengan memberikan vitamin tambahan yang kaya akan nutrisi dan protein tinggi supaya kondisi Trucukan bisa kembali sehat seperti semula.

Demikian penjelasan dari Birdsny.com seputar cara merawat Trucukan yang stres baik dari segi perawatan harian ataupun pemberian pakannya. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika hendak mengatasi Trucukan yang mengalami stres.

Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *