Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

7 Cara Mengobati Merpati Tetelo Paling Ampuh : Obat & Jamu Alami

Cara Mengobati Merpati Tetelo

Cara Mengobati Merpati Tetelo – Ketika seseorang memutuskan untuk memelihara binatang peliharaan seperti Merpati, tentunya mereka harus bertanggung jawab dalam merawatnya. Selain melakukan perawatan harian dengan baik dan benar, pemilik Merpati juga pastinya perlu memperhatikan pola pemberian pakannya.

Hal tersebut bukan tanpa alasan, pasalnya jika burung peliharaan tidak dirawat dengan benar, maka kemungkinan besar mereka akan terserang sejumlah penyakit. Salah satu jenis penyakit yang mungkin seringkali dialami oleh beberapa burung peliharaan tersebut yaitu tetelo.

Dimana tetelo sendiri biasanya menyerang bagian syaraf Merpati sehingga menjadikan mereka lumpuh secara tiba-tiba, biasanya ditandai dengan leher melintir. Jika penyakit tetelo pada Merpati tidak segera diatasi maupun diobati, maka lama-kelamaan bisa berakibat fatal, bahkan dapat menyebabkan kematian.

Meskipun penyakit tetelo Merpati tergolong ke dalam penyakit mematikan, namun jangan khawatir karena sebenarnya masih ada beberapa cara untuk mengobatinya. Nah, untuk membantunya pada kesempatan kali ini kami akan menjelaskan secara lengkap bagaimana cara mengobati Merpati tetelo dilengkapi ciri-ciri hingga penyebabnya.

Apa Itu Tetelo?

Sebelum membahas poin utama mengenai cara mengobati Merpati tetelo, ada baiknya pahami terlebih dahulu sekilas pengertian penyakit tersebut. Seperti dijelaskan sebelumnya, penyakit tetelo kerap menyerang beberapa hewan unggas, termasuk Merpati.

Menurut pengalaman beberapa orang, Merpati tetelo terjadi secara tiba-tiba tanpa adanya pertanda atau gejala apapun. Dimana tetelo sendiri menyerang bagian syarat sehingga menyebabkan Merpati menjadi lumpuh secara tiba-tiba, entah itu pada bagian leher, sayap, kaki ataupun seluruh tubuh.

Ciri Merpati Tetelo

Ciri Merpati Tetelo

Secara garis besar, ciri-ciri Merpati terkena tetelo ditandai dengan sebuah perubahan tingkah laku atau perilaku setiap harinya. Sebagai contoh sebelumnya Merpati giras serta aktif, namun tiba-tiba mereka menjadi pendiam, murung dan bahkan tidak mau makan sama sekali.

Pada intinya, Merpati yang terserang penyakit tetelo akan menunjukan perilaku berbeda, seperti tidak bisa bergerak alias lumpuh. Daripada penasaran, di bawah ini adalah sejumlah ciri atau tanda Merpati mengalami penyakit tetelo, entah itu Merpati jantan maupun betina.

  • Merpati mengalami gangguan pernapasan.
  • Suara Merpati menjadi serak.
  • Setelah 1 sampai 2 hari terserang tetelo, Merpati biasanya mengalami kelumpuhan, mulai dari kaki hingga sayapnya.
  • Kepala dan leher Merpati kerap bergerak memutar karena syarat dan otot leher bermasalah.
  • Merpati diare berwarna hijau.
  • Jaringan sekitar mata dan leher Merpati bengkak.

Penyebab Merpati Tetelo

Munculnya sebuah permasalahan seperti gangguan kesehatan tubuh Merpati pastinya bisa disebabkan oleh sejumlah faktor. Nah, untuk penyakit tetelo sendiri biasanya disebabkan karena adanya virus yang menyerang tubuh Merpati. Perlu diketahui, sebenarnya tetelo juga termasuk ke dalam salah satu jenis penyakit burung kicauan.

Munculnya virus dalam tubuh Merpati juga dapat dikarenakan oleh beberapa hal, salah satunya yaitu karena kebersihan sangkar atau kandang tidak terjaga. Secara garis besar, virus tetelo yang menyerang Merpati sebenarnya serupa dengan virus tetelo pada ayam, hanya saja spesiesnya berbeda.

Cara Mengobati Merpati Tetelo

Cara Mengobati Burung Merpati Tetelo

Memang benar bahwa saat ini sudah tersedia cukup banyak jenis obat burung Merpati yang bisa dimanfaatkan untuk mengatasi Merpati tetelo. Meskipun demikian, pemberian obat pun sebenarnya tidak cukup ketika hendak mengatasi Merpati tetelo. Sebab diperlukan adanya pola perawatan Merpati dengan baik dan benar.

Saat ini, sebenarnya terdapat beberapa cara yang bisa kalian lakukan ketika ingin mengobati Merpati tetelo. Daripada penasaran, langsung saja perhatikan baik-baik cara mengobati Merpati tetelo berikut ini, entah itu dari segi pola perawatan harian maupun pemberian pakannya.

1. Isolasi Merpati tetelo

Cara mengobati Merpati tetelo pertama yaitu mengisolasi dari burung lainnya. Silahkan jemur Merpati di bawah sinar matahari di pagi hari. Jangan lupa untuk memberikan pakan pagi dan sore seperti biasanya. Jika Merpati tidak bisa makan, cobalah lolohkan jagung atau pakan lainnya menggunakan tangan.

2. Berikan Merpati Balsem

Cara selanjutnya untuk mengobati Merpati tetelo yaitu dengan memberikan balsem. Silahkan cabuti bagian bulu leher Merpati, kemudian beri balsem di malam hari. Ketika pemberian balsem sudah dilakukan, selanjutnya beri merpati pakan kencur dibakar seukuran biji kacang tanah dengan cara dilolohkan.

3. Berikan Merpati Jahe

Pada pembahasan sebelumnya sudah pernah kami jelaskan bahwa jahe bermanfaat untuk Merpati, salah satunya yaitu mengobati penyakit tetelo. Cobalah berikan jahe sebesar kacang tanah sebanyak 2 buah. Namun, sebelum memberikan jahe untuk Merpati, bersihkan area leher menggunakan air hangat di pagi hari, lalu pijat secara perlahan.

4. Berikan Merpati Madu Murni

Cara mengobati Merpati tetelo selanjutnya yaitu memberikan madu murni secara rutin. Untuk porsi pemberian madu murni sendiri maksimal satu sendok teh pada siang hari menggunakan pompa jarum suntik secara perlahan. Atau kalian juga bisa menambahkan antibiotik seperti amoksilin (250 mg) sebanyak 2 kali dalam sehari.

5. Vaksin Merpati

Cara lain mengatasi Merpati tetelo yaitu dengan memberikan vaksin ND sesuai dosisnya secara mandiri di rumah. Jika memang tidak berani atau tidak bisa, saran kami sebaiknya konsultasikan ke dokter hewan terlebih dahulu. Nantinya biasanya dokter akan memberikan penjelasan terkait langkah atau tindakan penanganan Merpati tetelo.

6. Racik Jamu Alami Merpati Telo

Mengobati Merpati tetelo juga bisa dilakukan menggunakan racikan ataupun ramuan jamu alami. Kalian bisa membuat jamu alami untuk mengatasi Merpati tetelo menggunakan beberapa bahan seperti umbi teki, kuning telur, madu murni hingga kencur. Campurkan semua bahan tersebut menjadi satu, kecuali madu.

Setelah menjadi seperti sebuah adonan kental, silahkan buat sebuah jamu pakan alami Merpati tetelo menyerupai jagung atau kacang. Sebenarnya tidak ada takaran pasti dalam pemberian jamu tetelo Merpati. Namun, saran kami sebaiknya berikan sebanyak 1 butir sehari sekali selama 3 hari berturut-turut.

7. Manfaatkan Daun Pepaya

Cara mengobati tetelo terakhir yaitu memanfaatkan daun pepaya tua. Hal ini dikarenakan daun pepaya tua mempunyai sejumlah khasiat yang dipercaya mampu mengatasi Merpati tetelo. Cara pemberiannya sendiri yaitu remas-remas daun pepaya, lalu campur menggunakan air hangat.

Nantinya hasil air remasan daun pepaya tersebut kalian berikan kepada Merpati tetelo sebanyak 3 kali sehari. Namun, pastikan pemberian air remasan daun pepaya tua ini tidak berlebihan, cukup berikan dengan porsi 2 sendok makan saja.

Cara Mencegah Merpati Tetelo

Di atas sudah dijelaskan secara lengkap bagaimana cara mengobati Merpati tetelo, entah itu dari segi perawatan harian maupun pemberian pakannya. Selanjutnya, supaya Merpati tidak gampang terserang penyakit tetelo, sebaiknya lakukan beberapa cara pencegahannya berikut ini.

  • Berikan Merpati vaksinasi ND.
  • Tingkatkan sistem kekebalan tubuh Merpati.
  • Bersihkan kandang Merpati setiap secara rutin.
  • Kurangi intensitas kontak Merpati dengan burung luar.

Kesimpulan

Dari pembahasan di atas dapat dijelaskan bahwa sebenarnya penyakit tetelo bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, salah satunya yaitu adanya serangan virus. Sementara tata cara pengobatan Merpati tetelo sendiri sebenarnya terbilang gampang-gampang susah, karena membutuhkan kesabaran serta ketelatenan.

Demikian sekiranya penjelasan dari Birdsny.com seputar cara mengobati Merpati tetelo menggunakan obat ataupun bahan alami di sekitar rumah. Semoga informasi di atas dapat dijadikan sebagai referensi ketika ingin mengatasi penyakit tetelo pada burung Merpati.

Hidayat Seorang yang suka dengan dunia burung

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.